DaerahPeristiwa

Kehabisan Uang di Pantura Indramayu, Wanita Asal Wonosobo Telepon 110, Polisi Antar hingga Naik Kereta

4
×

Kehabisan Uang di Pantura Indramayu, Wanita Asal Wonosobo Telepon 110, Polisi Antar hingga Naik Kereta

Sebarkan artikel ini
Kehabisan Uang di Pantura Indramayu, Wanita Asal Wonosobo Telepon 110, Polisi Antar hingga Naik Kereta

 

Indramayu, kabarnusa24.com

Berawal dari kebingungan dan kecemasan di tengah malam, seorang wanita bernama Rini Setyowati mendapat pertolongan dari polisi setelah mengalami kendala biaya saat dalam perjalanan dari Jakarta menuju Yogyakarta, Minggu (30/8/2026) malam.

Rini, warga Wonosobo, Jawa Tengah, diketahui sedang melakukan perjalanan menuju Yogyakarta. Namun, perjalanannya terhenti di SPBU Tulungagung, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, karena uang yang dibawanya tidak lagi mencukupi untuk melanjutkan perjalanan.

Seorang diri di tengah malam, Rini merasa bingung dan cemas. Dalam kondisi tersebut, ia kemudian memberanikan diri menghubungi layanan darurat kepolisian 110 untuk meminta bantuan.

Laporan tersebut diterima jajaran Polsek Sukagumiwang sekitar pukul 23.00 WIB. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi dan mendapati Rini duduk seorang diri bersama barang bawaannya.

Polisi tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga berupaya mencarikan solusi agar Rini dapat melanjutkan perjalanan menuju Yogyakarta.

Setelah berkoordinasi dengan pihak Stasiun Jatibarang, petugas mengetahui masih terdapat KA Singasari yang akan berangkat menuju Stasiun Lempuyangan sekitar pukul 00.20 WIB.

Rini kemudian diantar menggunakan kendaraan patroli Polsek Sukagumiwang menuju Stasiun Jatibarang. Untuk memastikan perjalanan Rini dapat dilanjutkan, polisi turut membantu membelikan tiket kereta api senilai Rp330 ribu.

Petugas bahkan menunggu hingga Rini benar-benar masuk ke dalam gerbong kereta.

“Saya Rini asal dari Yogyakarta, saya ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada Polsek Sukagumiwang Polres Indramayu yang telah membantu saya untuk pulang,” ujar Rini.

Peristiwa tersebut menjadi gambaran bahwa layanan kepolisian 110 tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk melaporkan gangguan keamanan, tetapi juga menjadi sarana masyarakat mendapatkan bantuan ketika menghadapi kondisi darurat.

Kapolsek Sukagumiwang AKP Suripto mengingatkan masyarakat agar tidak ragu menghubungi layanan 110 apabila menghadapi situasi darurat dan membutuhkan pertolongan kepolisian.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menghubungi layanan 110 apabila membutuhkan bantuan dalam kondisi darurat,” pesannya.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin