Kabarnusa24.com ,Banyuasin – Semakin parah karhutla di Banyuasin 1, kondisi karhutla tersebut sangat merugikan masyarakat karena kegiatan masyarakat terbatas apalagi dampak asap jarak pandang berkurang ,anak sekolah tidak bisa tatap muka secara langsung dengan tenaga pendidik serta kesehatan terganggu ( senin, 05 Oktober 2026 )
Banyuasin masuk 5 besar titik hotspot terbanyak seSumsel , ketua Karang Taruna kecamatan Banyuasin 1 ,Geni Lesmana meminta pemerintah kabupaten Banyuasin untuk bergerak cepat dan serius menyelesaikan permasalahan ini ( karhutla ) khususnya dalam wilayah Banyuasin 1.

Pemerintah kabupaten Banyuasin diharap segera perintahkan instansi terkait untuk segera melaksanakan rapat koordinasi bersama pimpinan kecamatan yang terdampak, OPD terkait, lembaga terkait untuk sesegera mungkin bila perlu eksekusi langsung dengan cara mengupayakan pencegahan, memberikan tindakan tegas terhadap para oknum serta perusahaan yang membakar lahan, adili berdasarkan hukum yang berlaku ,jangan dibiarkan berdamai karena ini menyangkut kesehatan orang banyak, buka posko posko kesehatan di setiap titik, lakukan kegiatan rutin turun ke masyarakat cek kesehatan warga, berikan vitamin serta penyuluhan terhadap masyarakat untuk menggunakan masker demi menjaga kesehatan bersama.
Masyarakat juga berharap agar pemerintah Sumsel segera salurkan 15 Miliar bantuan presiden, segera eksekusi anggaran tersebut jangan di ulur ulur lagi saat ini juga.
Geni Lesmana juga berharap agar masyarakat tingkatkan kewaspadaan demi kesehatannya khususnya anak anak dan lansia yang rentan dengan penyakit, karena asap karhutla ini sangat berbahaya bagi kesehatan, gunakan masker ketika keluar rumah.







