Daerah

Pengukuhan Pengurus LPTQ dan FKUB Lumajang, Perkuat Kerukunan dan Harmoni di Tengah Keberagaman

36
×

Pengukuhan Pengurus LPTQ dan FKUB Lumajang, Perkuat Kerukunan dan Harmoni di Tengah Keberagaman

Sebarkan artikel ini
Pengukuhan Pengurus LPTQ dan FKUB Lumajang, Perkuat Kerukunan dan Harmoni di Tengah Keberagaman

Pengukuhan Pengurus LPTQ dan FKUB Lumajang, Perkuat Kerukunan dan Harmoni di Tengah Keberagaman

 

Lumajang,kabarnusa.24.com.Rabu,5/8/2026 – Pengukuhan Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lumajang menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antarumat beragama sekaligus meningkatkan pembinaan kehidupan keagamaan di Kabupaten Lumajang. Melalui kepengurusan yang baru, kedua lembaga tersebut diharapkan mampu menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga persatuan dan memperkuat nilai-nilai toleransi.

 

Acara pengukuhan yang berlangsung khidmat di Aula Pemerintah Kabupaten Lumajang dihadiri jajaran pemerintah daerah, Kementerian Agama, tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, serta para pengurus yang baru dikukuhkan. Suasana penuh kebersamaan mewarnai prosesi sebagai wujud komitmen bersama dalam menjaga kondusivitas daerah.

 

Ketua FKUB Kabupaten Lumajang, H. Asir, menegaskan bahwa keberadaan FKUB bukan hanya sebagai forum komunikasi antarumat beragama, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam merawat kerukunan yang telah terbangun selama ini.

 

Menurutnya, tantangan kehidupan bermasyarakat yang semakin kompleks harus dijawab dengan memperkuat dialog, saling menghormati, dan mengedepankan semangat persaudaraan.

 

Pernyataan Ketua FKUB Kabupaten Lumajang, H. Asir

 

> “Alhamdulillah, dengan dikukuhkannya kepengurusan FKUB Kabupaten Lumajang ini, kami siap mengemban amanah untuk terus menjaga dan merawat kerukunan umat beragama. Kerukunan bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, saling menghargai, dan saling membantu di tengah keberagaman masyarakat.”

 

H. Asir mengatakan, FKUB akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang, Kementerian Agama, aparat keamanan, serta seluruh tokoh agama agar setiap persoalan yang berkaitan dengan kehidupan beragama dapat diselesaikan melalui dialog dan musyawarah.

 

> “Kami ingin FKUB menjadi rumah bersama bagi seluruh umat beragama di Kabupaten Lumajang. Setiap perbedaan harus menjadi kekuatan untuk mempererat persaudaraan, bukan menjadi alasan munculnya perpecahan. Dengan komunikasi yang baik, saya yakin Lumajang akan tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan harmonis.”

 

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan serta menolak segala bentuk provokasi yang dapat mengganggu kerukunan yang selama ini telah terpelihara dengan baik.

 

> “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat semangat gotong royong, menjaga toleransi, dan menghormati perbedaan. Kerukunan adalah tanggung jawab kita bersama. Apabila persatuan tetap terjaga, maka pembangunan daerah akan berjalan dengan baik dan masyarakat akan merasakan manfaatnya.”

 

Di sisi lain, pengukuhan Pengurus LPTQ diharapkan mampu meningkatkan pembinaan seni baca Al-Qur’an, memperkuat syiar Islam, serta mencetak generasi Qurani yang berakhlak mulia dan berprestasi di berbagai ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).

 

Dengan dikukuhkannya kepengurusan LPTQ dan FKUB Kabupaten Lumajang, diharapkan sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat semakin kuat dalam menciptakan kehidupan yang religius, harmonis, dan penuh toleransi. Kepengurusan baru tersebut juga diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman yang menjadi kekayaan bangsa Indonesia.(D.S)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin