DaerahKetahanan Pangan

Polisi Kawal Gilir Air di Gabuswetan Indramayu, Cegah Konflik Antarpetani

3
×

Polisi Kawal Gilir Air di Gabuswetan Indramayu, Cegah Konflik Antarpetani

Sebarkan artikel ini
Polisi Kawal Gilir Air di Gabuswetan Indramayu, Cegah Konflik Antarpetani

 

Indramayu, kabarnusa24.com

Polsek Gabuswetan bersama Forkopimcam dan kelompok tani melakukan pemantauan sekaligus pengamanan pelaksanaan sistem gilir air irigasi bagi lahan pertanian warga di Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu, Senin (10/8/2026).

Pemantauan dilakukan di Pintu Air B.Khr.09, Desa Kedungdawa-Babakanjaya, untuk memastikan distribusi air berjalan tertib sesuai zona dan jadwal yang telah ditentukan.

Petugas turut mengecek debit air serta pengaturan pintu air di lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman maupun potensi konflik antarpetani akibat perebutan air irigasi.

Dalam kegiatan tersebut, polisi juga berdialog dengan para petani dan mengimbau agar setiap persoalan terkait pembagian air diselesaikan melalui komunikasi serta musyawarah.

Kapolsek Gabuswetan AKP H. Karnadi mengatakan, komunikasi dan koordinasi yang baik antarpengguna air menjadi salah satu kunci untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Menurutnya, pembagian air yang dilakukan sesuai kesepakatan dan jadwal dapat membantu mencegah munculnya perselisihan di tengah kondisi ketersediaan air yang terbatas.

Selain mengawal distribusi air, petugas mengingatkan masyarakat dan para petani untuk bersama-sama menjaga kebersihan saluran irigasi. Sampah maupun material lain yang dibuang sembarangan dapat menghambat aliran air dan mengganggu sistem pengairan sawah.

Dari hasil pemantauan, pelaksanaan gilir air di wilayah tersebut berjalan tertib dan lancar sesuai zona serta jadwal yang telah ditetapkan.

Polisi berharap seluruh petani dapat menggunakan air secara bijak, menjaga saluran irigasi, serta mengedepankan musyawarah apabila terjadi persoalan di lapangan.

Dengan koordinasi yang baik antara petani, kelompok tani, pemerintah kecamatan, dan aparat keamanan, distribusi air diharapkan tetap berjalan adil sehingga kebutuhan pengairan lahan pertanian dapat terpenuhi dan aktivitas pertanian masyarakat tetap berlangsung.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin