Berita

Diduga Asal Jadi, Proyek Aspal Dana Desa Rp85 Juta di Desa Tarebung Tuai Sorotan Warga

4
×

Diduga Asal Jadi, Proyek Aspal Dana Desa Rp85 Juta di Desa Tarebung Tuai Sorotan Warga

Sebarkan artikel ini
Diduga Asal Jadi, Proyek Aspal Dana Desa Rp85 Juta di Desa Tarebung Tuai Sorotan Warga

 

SUMENEP, –Kabarnusa24.com

Proyek pengaspalan jalan yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 di Desa Tarebung, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, menjadi sorotan masyarakat.

Pasalnya, hasil pekerjaan di lapangan diduga tidak sesuai dengan spesifikasi yang tercantum pada papan informasi proyek.

Berdasarkan data yang terpasang di lokasi, proyek tersebut memiliki volume pekerjaan 200 x 2,5 meter dengan nilai anggaran sebesar Rp85.061.287.

Kegiatan itu dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Bidang Pembangunan dengan waktu pelaksanaan selama 90 hari kalender tahun 2025.

Namun, hasil pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah dugaan kejanggalan.

Ketebalan lapisan aspal diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang seharusnya.

Bahkan, lebar jalan yang diaspal disebut-sebut tidak mencapai ukuran sebagaimana yang tertera pada papan proyek.

Tidak hanya itu, pada beberapa bagian bahu jalan, lapisan aspal sudah tertutup tanah sehingga terkesan kurang mendapatkan perawatan dan penyelesaian akhir yang maksimal.

Sementara di bagian tengah jalan, permukaan aspal terlihat mulai bergelombang meski proyek tersebut belum lama selesai dikerjakan.

“Kalau melihat kondisi di lapangan, kualitas pekerjaan ini patut dipertanyakan. Baru seumur jagung, tetapi sudah ada bagian yang bergelombang dan bahu jalannya tertutup tanah,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan publik mengenai kualitas pekerjaan serta pengawasan pelaksanaan proyek yang menggunakan uang negara.

Dana Desa sejatinya ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berdaya guna.

Pengelolaan Dana Desa sendiri diharapkan memenuhi prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Masyarakat berharap pihak terkait, mulai dari Pemerintah Desa, Kecamatan, Inspektorat Kabupaten Sumenep hingga instansi pengawas lainnya, dapat melakukan pemeriksaan terhadap proyek tersebut.

Apabila ditemukan adanya ketidaksesuaian antara spesifikasi dan hasil pekerjaan, maka perlu dilakukan evaluasi bahkan tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Desa Tarebung maupun Tim Pelaksana Kegiatan terkait dugaan ketidaksesuaian volume dan kualitas pengaspalan jalan tersebut.

Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari seluruh pihak yang berkepentingan untuk menjaga prinsip keberimbangan pemberitaan. # Dikah #

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin